Oleh-oleh dari Gunung Panderman
Hari ini rasanya linu-linu semua kaki , tangan, pundak. Untungnya agak berkurang karena pijatan dari nenek
Tepat hari sabtu malam hari kemarin, saya dan beberapa teman berangkat pukul 9 malam menuju Gunung Panderman, Batu Malang. Sempat takut terkena macet lapindo, alhamdulillah motor masih bisa merayap lewat pinggir-pinggir truk dan mobil yang terkena macet
.
Pada pukul 12 malam kami menyempatkan diri istirahat sejenak dan menanyakan arah ke Gunung Panderman di Alun-alun Batu, yang paling saya suka disana , selain makannya murah-murah (pangsit mie cuma 3000)
orang disana sangat ramah-ramah bangetttt… Keliahatan bedanya kalau begini kehidupan disana dan di kota yang ganas
. Pukul 01.00 setelah kami menanyakan arah menuju Track pendakian, langsung saja kami meluncur ke
.
Namun sepertinya kami tidak diijinkan naik pada malam hari
sepeda motor kami tidak menemukan tempat parkir khusus pendaki, akhirnya kami memtuskan untuk tidur di masjid di kaki gunungnya,hmm hawa disana tidak kalah dinginnya dengan di dalam gunung
pada mengigil semua, dan saya harus berbetah tidur-tiduran dengan jaket double plus sleeping bag sebagai alas. Selepas sholat subuh, kami langsung menuju tempat pemarkiran sepeda motor, dan memulai perjalan ke gunung.
Tanpa seorang yang menunjukkan jalan, kami nekat naik gunung dengan berbekal “ancer-ancer” dari teman. Hmm ternyata memang agak susah berjalan tanpa mengerti target pendakian, sempat salah jalan yang menyebabkan kami harus melalui jalanan yang perlu di panjat dan kanan kiri rimbun tanaman-tanaman, smepat ngeri takut ada ular tapi hal itu ternyata yang membuat fun, gara-gara itu juga ternyata kami sudah melewati pos kedua, alhasil kami tikda bisa melihat pemandangan yang bagus dari gunung
. Karena kurangnya persiapan juga kami memutuskan tidak melanjutkan sampai puncak gunung, melihat persediaan air sudah menipis dan tinggal sebotol apalgi ada seorang terman yang dari awal tidak yakin sampai puncak.
Well, saya tetap yakin semuannya pasti ada pelajarannya, meski tidak sampai puncak, satu pelajaran yang saya tangkap dari perjalannan kemarin bahwa kita ini hidup bersama bagikan satu kesatuan dalam tubuh, satu sakit maka satu tubuh akan merasa sakit juga
.. Hmm, rasanya saya masih penasaran menuntaskan puncak panderman yang ditutupi awan disana, apalagi ibu saya sudah mencapai pundaknya 2x, semakin terntang rasanya and very miss it.
Estimasi biaya:
Bensin pp Surabaya-malang : 25.000 (sepeda motor cewek)
Parkir + uang pendaftaran naik gunung : 8.000
makan malam : 4000
persiapan perlengkapan (air, makanan) untuk digunung : 15.000
Lagi-lagi nggak nyampek 50.000 tapi udah puas
wanna try it ?
Ini foto-foto tambahannya















ndak bakat naek gunung…
ingat klo persami suka dipake molor di tenda…
or ngerumpiin kakak pembina )
[Reply]
Wawoetz Reply:
August 9th, 2010 at 8:15 am
[Reply]
gile asik bos.
Sukses yow utk kegiatannya. dari dulu pengen banget naik gunung. cuman belum kesampeyan aja
[Reply]
Wawoetz Reply:
August 10th, 2010 at 2:44 am
ayo ayo mas rian.. dicoba dicoba… ini aja aku juga belum nyampek puncaknya, jadinya masih penasaran
[Reply]
whaaaaa….jadi inget masa muda dulu…*loh…mank skrg dh nenek2?? hahha*..
dulu, gue juga suka “manjat” gunung….kl di medan tuh yg paling sering di “naik’in”…namanya gunung sibayak….puncak gunungnya gundul….coz ditutupi ama bebatuan kapur….tapi asyik bs liat matahari terbit dr gunung…. whaaaaa….
[Reply]
Wawoetz Reply:
August 10th, 2010 at 2:45 am
heny mahh memang sekarang udah nini nini.. hihihihihi .. iya heny apapun bentuk gunungnya kalau kita udah diliatkan sinar mentari.. tetep rasanyabersyukur ya hen
[Reply]
wih seru banget kliatanya biarpun gk sampe puncak nggak masalah yang penting bisa have fun sama temen temen
[Reply]
Wawoetz Reply:
August 10th, 2010 at 2:49 am
yuppy.. tapi masih terasa ada sedikit rasa penasaran kalau ndak sampai ke atas kang
[Reply]
Wah asik banget bisa naik gunung!
Terakhir kali saya camping sudah lebih dari 10 tahun lalu, kangen juga rasanya
[Reply]
Wawoetz Reply:
August 10th, 2010 at 2:50 am
wooo mbak dita lama bnaget yach.. tapi ini pun wawoetz baru pertama kali naek gunung .. seruu n bikin nagihi
[Reply]
sudah lama gak daki gunung nih, paling terakhir ke pantai kemarin,,,
[Reply]
Wawoetz Reply:
August 12th, 2010 at 4:19 am
ayo ayo mas reza… mari kemari.. kita sama2 naek gunung
[Reply]
saya belum pernah mendaki gunung
[Reply]
Wawoetz Reply:
August 12th, 2010 at 4:19 am
ayo mbak ai ,, dicoba yuk.. heheh enak lo
[Reply]
boleh juga nih dicoba
biayanya terjangkau
eniwey, foto gunungnya ko dikit?
[Reply]
Wawoetz Reply:
August 12th, 2010 at 4:19 am
hihihi.. iya deh aku upload foto2nya.. wait ya :d
[Reply]
keliatanya seru shin, mkn setelah lebarah eike punya kegiatan ndaki gunung…tapi gak tau mau ke gunung apa ,ngikut temen ae lah
[Reply]
Wawoetz Reply:
August 12th, 2010 at 4:20 am
:”> gunung yang ada petilasannya roro mendut aja bang.. heheh
[Reply]
naik gunung..wow.mantaf…keren…kapan ya bisa naik gunung…
[Reply]
Wawoetz Reply:
August 12th, 2010 at 4:20 am
ayo mas juli.. disegerakan ..
mumpung tulangnya masih muda.. heheh
[Reply]
Mana nie foto-fotonya. Pengen ngerti soalnya belum pernah naek gunung Panderman. Akhirnya mengerti juga apa yang dirasain pendaki gunung….
Ya begitulah meskipun kadang orang bilang ngapaen susah-susah naek gunung, toh turun lagi. Tapi semuanya tidak akan pernah bisa diungkapkan…..
[Reply]
Wawoetz Reply:
August 12th, 2010 at 4:21 am
heheh.. iya lumayan pegel2.. tapi ya seruuuu
[Reply]
Rangga Reply:
August 12th, 2010 at 4:38 am
Namanya naek gunung ya pegel tapi nek bisa menikmati mesti nggak akan kerasa kok pegelnya. kenapa kok nggak sampai puncak seh?? Gmana ceritanya? Kurang persiapan aja kali…
Mau ikut nggak kalo aku naek gunung.hehehe
[Reply]
berkunjung berkunjung..
libur komen dlu ya..
mo ngucapin met menunaikan ibadah puasa semoga menjadikan berkah buat semua.. mengucap maaf juga dari KaMay & Keluarga jika ada salah baik kata ato lainnya..
terima kasih
KaMay..
http://kanvasmaya.wordpress.com/
[Reply]
test
[Reply]
sing penting kbersamaan n plg slamet kabeh
tpi potone bang apip kok g onok blaz put
[Reply]
Wawoetz Reply:
August 13th, 2010 at 1:49 am
sek sek om.. kalau bisa ntar ane upload
[Reply]
Gunung Panderman itu dimana put? Jadi pengen naik gunung.. terakhir cuma ke bromo.. liat matahari terbit..
[Reply]
Wawoetz Reply:
August 14th, 2010 at 3:10 am
Di Batu mas budi, deket koq dari alun2 batu, deketnya songgoriti, gunungnya enak buat pemula mas budi :d
[Reply]
Wah, sip. kapan2 tak nyari waktu untuk kesana ah.. Enaknya emang rame2 ya..
[Reply]
panderman.. Gunung sejuta kenangan. salam satu jiwa
[Reply]